Dan siang itu ketika aku menyempatkan diri untuk menemuinya, aku melihat bahwa sikapnya sangat berbeda denganku. I proud of you. Yaa.. dia hanya pria biasa, terlahir dikeluarga yang sederhana dan apa adanya. Tidak ada hal yang di buat-buat olehnya, Mulai dari cara bicaranya, cara berjalan, cara bersikap padaku, pada oranglain, semua terlihat senatural mungkin. Sejernih mata minus dan silindris-ku menatapnya seakan hilang. Senyumnya yang malu-malu, tatapan matanya yang selalu salah tingkah, dan tawanya yang puas ketika menertawakanku. Aku-lah yang berlaku 'bodoh' di depanmu.
Aku adalah si keras kepala, dan kau bisa menilaiku dengan bagaimana cara aku bicara.
Kamu adalah si penyabar, dan aku bisa menilaimu dengan bagaimana cara kamu bersikap.
Aku bisa seperti kamu?
Aku rasa tidak akan bisa sepenuhnya, kamu diciptakan Tuhan untuk meredamkan-ku, Insyaalloh.
Dan kamu adalah insan Tuhan yang diciptakan untuk aku dampingi.
I want to be a woman who is on the side and in the guard. Lead you on the success..
I feel comfortable in close of you, no burden.
But there is one that I remember when I looks at you so not strong hold water eyes and cry..
And you know exactly what is the problem
Aku dan kamu adalah dua insan Tuhan yang diciptakan dengan kekuatan luar biasa, yang akan sangat bisa menjalani segala hal yang terjadi. I'm sure!
Komentar
Posting Komentar
Silahkan jika ada pesan dan pesan