Ifan,
kok kamu pergi?
Fan, kamu mau bangun lagi kan? Kamu bercandaankan? Kamu sakit
apa?
Fan, Alloh lebih sayang ya ke kamu dari pada ke aku? Buktinya
kamu pergi duluan ninggalin aku. Kok kamu tega sih, Fan?
Fan, aku nggak bisa bilang apa-apa. Masih percaya nggak percaya.
Yaa Alloh, terimalah amal ibadah Ifan, terima kebaikannya,
ampunilah dosa yang pernah Ifan perbuat. Amien.
Fan, tadi siang setelah aku pulang dari Rumah sakit Immanuel,
aku buka laptop dan iseng online, ntah knapa pas aku searching nama oranglain,
malah dipojok kanan muncul nama kamu, aku buka tab baru dan aku lihat foto
kamu, sekitar jam 14.00. Aku bilang dalam hati “Fan, kamu nggak ganteng,
tapi kamu baik”, terus aku close.
Dua hari yang lalu juga aku nulis tentang kita di tumblr ini,
ntah knapa malam itu aku pengen banget nulis tentang kamu, ntah kenapa juga aku
keingetan kamu terus, sampe aku bilang kangen kamu dalam hati. Di akhir kalimat
aku bilang “Jika kamu bahagia disana, mungkin rindu ini akan terobati”
Fan, kamu bahagiakan sekarang disana?
Fan, kamu tenangkan di samping Alloh sekarang?
Fan, aku rindu kamu, tapi aku yakin kamu bahagia disana, maka
aku nggak boleh rindu kamu terlalu dalam, aku cuma bisa kirim doa, Fan.
Fan, waktu 2008 kita ketemuan di depan sekolah aku, di SMANDA,
kamu pake jaket kotak-kotak, pake motor karisma.
Fan, pas pertama ketemu kita di gangguin a cungkring sama
temennya, di video segala.
Fan, kita nonton pertama di parahyangan.
Fan, kamu beliin aku ice cream sama snack gede pas ngajakin aku
nyasar-nyasaran ke galunggung.
Fan, kamu suka ngerjain tugas seni rupa aku.
Fan, kamu suka jemput aku pulang sekolah, pulang latihan, dan
kalau ada acara apapun.
Fan, kamu ngambil baso aku tanpa izin!
Fan, kamu suka nungguin aku latihan di stadion Dadaha.
Fan, kamu gendong aku di Tribun stadion Dadaha.
Fan, kamu pinjem training aku buat sholat ashar di mesjid deket
stadion dadaha.
Fan, kamu megangin pipi aku terus bilang “kamu pakai
pelembab ya? nggak usah pake.
Fan, kamu pakai sendal jepit warna hijau waktu aku ajak ke mall,
sampe nggak jadi.
Fan, kamu kesel pas aku bilang masakan aku buat kamu, aku buang.
Fan, kamu pernah bilang “orang yang pacaran pergi ke situ
gede, katanya bakal sampai nikah”
Fan, kamu bilang hidung aku nggak bertulang banget.
Fan, kamu bilang aku kayak anak kecil.
Fan, kamu pernah bilang kalau latihan tuh latihan, bukan
ngobrol.
Fan, kita ke kondangan a fajar sama teh nindi barengan.
Fan, aku pernah nemenin kamu ke warnet main game online.
Fan, kamu yang nganterin aku pulang kerumah setelah acara wisuda
lulus sekolah SMA.
Fan, aku sayang kamu.
Terakhir ketemu di gang deket rumah nenek kamu, itu pas aku
mulai kuliah. Seudah itu kita putus, Fan… Kita nggak bisa LDR waktu itu.
Sampai 3 tahun lebih, kita nggak pernah ketemu lagi, tapi
sekalinya ada kabar tentang kamu, kamu nya malah pergi.
Bahagia disana ya, Fan…
Semoga amal ibadahmu diterima Alloh.
Ifan diberi tempat yang baik. Amien
http://fitrianearifin.tumblr.com/post/116470367088/ifan-muhamad-yasin-selamat-jalan-kekasih-ku-yang
Komentar
Posting Komentar
Silahkan jika ada pesan dan pesan