Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

This is to : Ifan Muhamad Yasin untuk yang terakhir kalinya . . .

         Mengapa semakin sering aku membaca-nya. Aku tidak tahu apa artinya, yang jelas ini selalu menyesakan dada. Karena aku begitu tahu, begitu sulit aku melupakannya. Orang bilang aku harus move on, namun tak semudah itu. Ucapan terkadang mudah, namun pikiran dan hati selalu lamban.       "Move on bukanlah melupakan seseorang, namun mengikhlaskan seseorang itu untuk tidak lagi di samping kita"          Aku belajar mengikhlas-kan, Fan. Belajar mengikhlaskan kamu, orang yang aku cintai, orang yang aku sayang dan orang yang dulu pernah aku yakini akan menjadi pendamping hidup aku sampai akhir hembusan nafas. Namun aku salah, Fan. Tuhan berkehendak lain, menentukan takdir antara kamu dan aku dengan jalan yang berbeda.           Mungkin memang kita tak bisa hidup bersama. Tapi, kita-pun tak bisa mengawang takdir apa yang akan datang. Aku dan kamu hanya manusia biasa yang hanya bisa berencana, da...